Hubungan Usia Ibu, Paritas, dan Paparan Asap Rokok Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah

Authors

  • Novi Paramitasari MS STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Pariyem DIII Keperawatan Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi
  • Kartika STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Kunawati Tungga Dewi STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Riska Ratnawati STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Laksmitha Janasti STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun
  • Maya Purwaningtyas STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

DOI:

https://doi.org/10.47575/jpkm.v6i2.780

Keywords:

Usia Ibu, Paritas, Paparan Asap Rokok, Berat Badan Lahir Rendah

Abstract

Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor utama penyebab kematian neonatal, sedangkan angka kematian bayi menjadi indikator penting derajat kesehatan suatu negara. Asia Selatan memiliki prevalensi BBLR tertinggi di dunia yaitu 24,9% atau sekitar 4,93 juta kasus. Berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022, angka kejadian BBLR mencapai 4,7%. Faktor risiko yang berperan terhadap BBLR meliputi komplikasi kehamilan seperti anemia, hipertensi, preeklamsia, serta kondisi medis lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia ibu, paritas, dan paparan asap rokok terhadap kejadian BBLR. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelasi dengan metode cross-sectional dan teknik purposive sampling terhadap 58 responden. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara usia ibu dan kejadian BBLR (p = 0,196; r = 0,203), namun terdapat hubungan bermakna antara paritas (p = 0,032; r = 0,305) serta paparan asap rokok (p = 0,000; r = 0,541) dengan BBLR. Dengan demikian, paritas dan paparan asap rokok terbukti berpengaruh terhadap kejadian BBLR di RSUD dr. Soeroto Ngawi.

References

Apriani, E., Subandi, A., Mubarok, A. K. (2020). Hubungan Usia Ibu Hamil, Paritas dan Usia Kehamilan dengan Kejadian BBLR di RSUD Cilacap. Tens Trends of Nursing Science 2(1), 45-52.

Cahyani, N. I. (2021). Hubungan Antara Perokok Pasif Pada Kehamilan Dengan Bayi Berat Lahir Rendah Di Rsud H. Padjonga Dg Ngalle Takalar Tahun 2019. Skripsi. UIN ALAUDDIN MAKASSAR.

Badan Pusat Statistik. (2022). Jumlah Bayi Lahir, Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), BBLR Dirujuk Dan Bergizi Buruk Di Kabupaten Ngawi, Dan 2020-2022. BPS Kabupaten Ngawi.

Farlikhatun, L. (2020). Hubungan Paparan Asap Rokok dari Suami pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Antara Kebidanan, 3(3), 230-237.

Handayani, F., Fitriani, H., Lestari, C. I. (2019). Hubungan Umur Ibu Dan Paritas Dengan Kejadian Bblr Di Wilayah Puskesmas Wates Kabupaten Kulon Progo. Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram, 4(2), 67-70.

Isnaini, Y. S., Ida, S., Pihahey, P. J. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Nursing Arts, 15(2), 47–55.

Kartika, P. E. (2020). Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, S. D. (2023). Hubungan Umur dan Paritas dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di Puskesmas Sukowono Jember. Skripsi. Universitas dr. SOEBANDI.

Madumey, D. G., Nareswari, S. (2022). Hubungan Usia, Paritas, Dan Kadar Hemoglobin Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Periode 2021-2022. Medula, 15(1), 99-105.

Nugrahini, Y. R. (2021). Hubungan Usia Ibu dan Paritas dengan Kejadian BBLR di Provinsi DIY (Riskerdas 2018). Skrpsi. Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Nurjannah, S. I. (2023). Hubungan Paparan Asap Rokok, Asupan Gizi Ibu, dan Riwayat Kadar Hb dengan Kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Cinangka Serang Banten Tahun 2023 Ika Siti Nurjannah. Jurnal Kesehatan 1(1), 39-44.

Prasetyo, R. W., Adisasmita, A. C. (2025). Hubungan Komplikasi Ke-hamilan dengan Kejadian Bblr di Jawa Timur: Analisa Data Ski 2023. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2779–2786. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.44509.

Sari, F. P. (2021). Faktor Determinan Kejadian Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi. Universitas Kristen Satya Wacana.

United Nations Children’s Fund (UNICEF). (2023). UNICEF-WHO Low birthweight estimates: Levels and trends 2000–2015. Geneva: World Health Organization; 2019.

Vitara, S. (2023). Hubungan Antara Paparan Asap Rokok Dan Status Gizi (LiLA) dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Sidotopo Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3), 3106-3110. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4252.

Wahyuni, W., Fauziah, N. A., Romadhon, M. (2021). Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kadar Hemoglobin dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) di Rsud Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 8(2), 1-11.

Wulandari, F., Mahmudiono, T., Rifqi, M. A., Helmyati, S., Dewi, M., & Yuniar, C. T. (2022). Maternal Characteristics and Socio-Economic Factors as Determinants of Low Birth Weight in Indonesia: Analysis of 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS). International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(21), 1-10. https://doi.org/10.3390/ijerph192113892.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Paramitasari MS, N., Pariyem, Kartika, Dewi, K. T., Ratnawati, R., Janasti, L., & Purwaningtyas, M. (2025). Hubungan Usia Ibu, Paritas, dan Paparan Asap Rokok Terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(2), 63–69. https://doi.org/10.47575/jpkm.v6i2.780

Issue

Section

Articles