The Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Anak di Kabupaten Banjar

Authors

  • Nur Rohmah Prihatanti Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Norlaila Sofia Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Noor Adha Aprilea Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.47575/jpkm.v7i1.824

Keywords:

Pola Asuh, Stunting, Anak

Abstract

Stunting adalah kegagalan pertumbuhan linier kronis akibat interaksi kekurangan gizi kronik, infeksi berulang, serta kondisi lingkungan dan sosial selama periode kritis perkembangan. Prevalensi stunting nasional adalah 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Provinsi Kalimantan Selatan memiliki prevalensi stunting sebesar 24,6% dan di Kabupaten Banjar mencapai 27,4%. Kemampuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan dasar anak dapat menjadi indikator apakah anak mengalami stunting. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan observasional, dengan populasi semua ibu yang memiliki anak di bawah lima tahun dan sampel 30 ibu dari Kabupaten Banjar yang memiliki anak berusia 12–24 bulan melalui pengambilan sampel secara acak sesuai kriteria. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2025 dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan signifikansi p <0,05 (α = 0,05). Hasil temuan, 70% ibu menunjukkan praktik pengasuhan yang baik dan 30% kurang baik. Sebanyak 40% anak diketahui mengalami stunting. Hubungan antara gaya pengasuhan dan stunting secara statistik signifikan (p = 0,034). Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk menghindari stunting dipengaruhi oleh kualitas kebiasaan pengasuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mencegah stunting, praktik pengasuhan harus ditingkatkan, termasuk lebih memperhatikan anak, memberi lebih banyak stimulasi, dan mengedukasi orang tua.

References

Aboka, A. O., Domili, I., & Nuryani, N. (2024). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Journal Health and Nutritions, 10(2), 72-76. https://doi.org/10.52365/jhn.v10i2.1205.

Aminin, F., Damayanti, M., Saputri, N. A. S., & Darwitri, D. (2022). Determinants of Stunting: A Systematic Review. International Journal of Social Science, 1(6), 1065–1076. https://doi.org/10.53625/ijss.v1i6.2425.

Aprilea, N. A., Sofia, N., Prihatanti, N. R., Barkinah, T., Norhalisa, Handayani, P. S., & Ezliana. (2024). Pemberdayaan Keluarga dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting pada Kelompok Keluarga Berisiko Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Astambul Tahun 2024. JPM Jurnal Pengabdian Mandiri, 3(9), 865-874.

Dewi, N. P. M. E. K. (2022). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Banjar II. Skripsi. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. (2022). Profil Kesehatan Kabupaten Banjar Tahun 2022. Banjar: Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Fitriani, S., Rahmawati, D., & Hidayat, T. (2021). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita. Jurnal Gizi Dan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 45–53.

Hidayat, A. N., & Nurhayati, A. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-60 Bulan di Kelurahan Teritih Wilayah Kerja Puskesmas Kalodran Kota Serang Provinsi Banten Tahun 2022. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(2), 103–114. https://doi.org/10.55606/anestesi.v1i2.395.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Stunting. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Kepmenkes RI No HK.01.07/MENKES/1928/2022 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 dalam Sosialisasi Kebijakan Intervensi Stunting. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Noorhasanah, E., & Tauhidah, N. I. (2021). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting Anak Usia 12-59 Bulan. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 4(1). https://doi.org/10.26594/jika.4.1.2021.

Pangestu, C. F., Munir, Z., & Dewi, N. E. C. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6–59 Bulan. Journal of Public Health Innovation, 5(2), 217–225. https://doi.org/10.34305/jphi.v5i2.1619.

Putri, D. I., & Handayani, R. (2021). Pola asuh dan status gizi balita di Kabupaten Bantul. Media Gizi Indonesia, 16(1), 45–53.

Qatrunnada, M., Faturrahman, & Mas’odah, S. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu, Pola Asuh dan Ketahanan Pangan Rumah tangga dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 3567–3574.

Rahayu, S., & Sulastri, A. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas X. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 125–132.

Saleh, A., Syahrul, S., Hadju, V., Andriani, I., & Restika, I. (2021). Role of Maternal in Preventing Stunting: a Systematic Review. Gaceta Sanitaria, 35, S576–S582. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2021.10.087.

Thayeb, A. A., Brahmantia, B., Setiawan, A., Sholihat, N., & Badrudin, U. (2024). Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Indonesian Health Literacy Journal, 1(2), 78–85.

Thohir, L., & Zainuddin, H. (2022). Pemkab Banjar Tangani Stunting dengan Intervensi Area Sensitif dan Spesifik. ANTARA KALSEL: https://kalsel.antaranews.com/berita/350309/pemkab-banjar-tangani-stunting-dengan-intervensi- area-sensitif-dan-spesifik#:~:text=Berdasarkan data hasil Survei Status,2 Persen pada tahun 2021.

UNICEF. (2023). Improving Child Nutrition: The Achievable Imperative for Global Progress. UNICEF.

UNICEF Indonesia. (2020). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018–2024. UNICEF.

World Health Organization. (2024). Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

Prihatanti, N. R., Sofia, N., & Aprilea, N. A. (2026). The Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Stunting pada Anak di Kabupaten Banjar. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.47575/jpkm.v7i1.824

Issue

Section

Articles