Revitalisasi Posyandu Remaja Melalui Peran Kader dan Dukuh dalam Penguatan Layanan Kesehatan Remaja di Wanagiri Kulon Progo Yogyakarta dalam Meningkatkan Partisipasi Ibu

Authors

  • Wandha Okta Savira Universitas Brawijaya
  • Ilmah Fakhriza Faculty of Medicine, Brawijaya University, Malang
  • Yuseva Sariati Faculty of Medicine, Brawijaya University, Malang
  • Resti Zulhaijah Faculty of Medicine, Brawijaya University, Malang
  • Rosallya Dinna R Faculty of Medicine, Brawijaya University, Malang

DOI:

https://doi.org/10.47575/jpkm.v6i2.801

Keywords:

Kader Posyandu, Partisipasi Ibu, Balita

Abstract

Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu, merupakan fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang ditujukan untuk ibu dan anak, terutama balita, serta berperan sebagai perpanjangan tangan dari Puskesmas. Meskipun telah tersedia, ditemukan rendahnya partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu, yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, penting untuk memahami secara mendalam bagaimana peran kader Posyandu dalam meningkatkan partisipasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kader aktif yang memiliki pengalaman langsung dalam kegiatan Posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting sebagai motivator, fasilitator, dan komunikator. Kader secara aktif melakukan pendekatan persuasif kepada ibu balita, menyampaikan informasi melalui media sosial, serta melakukan kunjungan rumah, dan penyuluhan rutin. Strategi pemberian makanan tambahan dan doorprize juga digunakan untuk menarik minat masyarakat. Keberadaan dan peran aktif kader sangat berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi ibu balita di Posyandu. Namun, diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.

References

Ariantini, N. W. P., Sumawati, N. M. R., & Purnamayanthi, P. P. I. (2023). Hubungan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi dengan Minat Remaja dalam Kegiatan Posyandu Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukawati I. Jurnal Genta Kebidanan, 12(2), 44–49. https://doi.org/10.36049/jgk.v12i2.92.

Asari, A. A., Birhanu, Z., & Godesso, A. (2025). Adolescents’ Health Literacy Perspectives and Implications. BMC Public Health, 25(1), 1-16. https://doi.org/10.1186/s12889-025-22341-y

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.litbang.kemkes.go.id.

Cintyamena, U., Azizatunnisa’, L., Ahmad, R. A., & Mahendradhata, Y. (2021). Scaling up public health interventions: Case study of the polio immunization program in Indonesia. BMC Public Health, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10647-6.

Duby, Z., Bunce, B., Fowler, C., Bergh, K., Jonas, K., Slingers, N., Mathews, C., & Abdullah, F. (2025). Who is to Blame for the ‘Problem’ of Teenage Pregnancy? Narratives of Blame in Two South African Communities. Reproductive Health, 22(1), 1-15. https://doi.org/10.1186/s12978-025-01958-7

Fleming, M. D., Safaeinili, N., Knox, M., Hernandez, E., & Brewster, A. L. (2023). Between Health Care and Social Services: Boundary Objects and Cross-Sector Collaboration. Social Science and Medicine, 320(January), 115758. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2023.115758.

Gani, M., Sutriyani, S., Selviyanti, N. N., Mohamad, S. N., & Rahman, S. W. Abd. (2022). Pembentukan Kader Pengawas Minum Tablet Fe (Pil Cantik). JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 2774. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9074.

Goi, M., Salmah, A. U., Jafar, N., Ilham, A. A., Stang, S., Safar, M., & Mallongi, A. (2025). Cross- Sector Collaboration in Addressing Stunting in Indonesia. Pharmacognosy Journal, 16(6), 1424–1430. https://doi.org/10.5530/pj.2024.16.229.

Hunersen, K., Li, M., Pinandari, A. W., Mbela, P., van Reeuwijk, M., Barker, K. M., Maddaleno, M., & Moreau, C. (2023). Understanding How Gender Transformative Interventions Affect Adolescent Sexuality: A Cross-Cultural Perspective. Journal of Adolescent Health, 73(1), 65–73. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2023.02.030.

Juariah, & Rizkianti, A. (2024). Promoting Reproductive Health: An Experience of Adolescents in West Java, Indonesia. BIO Web of Conferences, 133. https://doi.org/10.1051/bioconf/202413300022.

KEMENPPA. (2020). National Strategy on Child Marriage Prevention 2020 [Government Report]. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMENPPA). https://www.unicef.org/indonesia/media/10291/file/National%20Strategy%20on%20Child%20Marriage%20Prevention%202020.pdf.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). RISKESDAS 2018 dalam Angka, Indonesia. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Yuliarta, M., & Hirawati, H. (2024). Dukungan Teman Sebaya dalam Meningkatkan Kehadiran Remaja di Posyandu Remaja. Journal of Holistics and Health Sciences, 6(2), 398–405. https://doi.org/10.35473/jhhs.v6i2.418.

Matahari, R., Isni, K., & Utami, F. P. (2021). Pemberdayaan Kesehatan Reproduksi Remaja Anggota Bina Keluarga Remaja (BKR) melalui Participatory Rural Appraisal (PRA) di Desa Potorono, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 196–206. https://doi.org/10.29062/engagement.v5i1.358

Nurul Hidayah, T., Sulaiman, A., Urruba Altriara, D., Nur Latipah, L., Qomariyah Fathekul Zanah, N., & Herayani, S. (2024). Penerapan Collaborative Governance Pada Orang Tua Tentang Stunting di Posyandu Puskesmas Sawah Baru Ciputat Kota Tangerang Selatan. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 2(12), 1234–1240. https://doi.org/10.58344/locus.v2i12.232.

PUSDATIN. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

UNPF. (2025). State of World Population 2025: The Real Fertility Crisis - the Pursuit of Reproductive Agency in a Changing World (1st ed). United Nations Publications.

van Vooren, N. J. E., Drewes, H. W., de Weger, E., Bongers, I. M. B., & Baan, C. A. (2020). Cross-sector Collaboration for A Healthy Living Environment-Which Strategies to Implement, Why, and in Which Context? International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(17), 1–15. https://doi.org/10.3390/ijerph17176250.

WHO. (2023). Who Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6-23 Months of Age. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Savira, W. O., Fakhriza, I., Sariati, Y., Zulhaijah, R., & Dinna R, R. (2025). Revitalisasi Posyandu Remaja Melalui Peran Kader dan Dukuh dalam Penguatan Layanan Kesehatan Remaja di Wanagiri Kulon Progo Yogyakarta dalam Meningkatkan Partisipasi Ibu. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 6(2), 95–104. https://doi.org/10.47575/jpkm.v6i2.801

Issue

Section

Articles