Transformasi Kapasitas Kader: Pendampingan Berbasis Komunitas untuk Deteksi Penyakit Tidak Menular
Keywords:
Transformasi, Pelatihan, Pendampingan, Kader, PTMAbstract
Pelayanan kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Masalah PTM seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas semakin meningkat, sehingga mengancam kesehatan penduduk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dini PTM melalui pelatihan dan pendampingan kader dalam melakukan deteksi dan edukasi PTM. Metode kegiatan berupa pelatihan deteksi dan edukasi pencegahan PTM, serta pendampingan saat kader kesehatan melakukan kegiatan tersebut. Kegiatan pelatihan kader dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2025 diikuti oleh 15 orang kader di Desa Sembilangan Bangkalan. Kegiatan kedua adalah pendampingan oleh tim pengabdi pada saat kader melakukan deteksi dan edukasi pencegahan PTM, yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2025, dan dihadiri oleh sekitar 100 orang masyarakat berisiko PTM. Hasil kegiatan pelatihan kader menunjukkan adanya peningkatan proporsi pengetahuan dan kemampuan kader dari 47% menjadi 80%. Sedangkan hasil kegiatan pendampingan deteksi dan edukasi PTM menunjukkan antusiasme kehadiran masyarakat sangat tinggi, hasil deteksi PTM menunjukkan sebagian besar masyarakat memiliki kadar kolesterol dalam darah yang diatas normal (88%). Seluruh sasaran telah dilakukan edukasi upaya pencegahan PTM melalui CERDIK. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan kader merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kapasitas deteksi dini PTM sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan masyarakat.
References
Kemenkes. (2021). Cegah dan Kendalikan Penyakit Tidak Menular. Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Kolibu, F., Londa, J. & Rondonuwu, R. (2025). Efektivitas Pelatihan Kader Posbindu dalam Meningkatkan Keterampilan Deteksi Dini PTM. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(2), 45–53.
Megasari, N. L. A., & Wahyudi, A. S. (2022). Efforts to Empowerment the Community and Health Involunters Related to Non-Communicable Diseases (PTM) through Strengthening Posbindu. Science Midwifery, 10(4), 2510-2517.
Muslim, A., Karbito, Amperaningsih, Y., & Putriana, Y. (2025). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Terintegrasi dalam Mendukung Transformasi Kesehatan Layanan Primer. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1617-1622.
Noyumala, A., Suryani, D. & Pratiwi, L. (2025). Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu melalui Pelatihan Deteksi Dini PTM. Indonesian Journal of Community Health, 12(1), 88–95.
Prasetyo, H. (2020). Implementasi Strategi CERDIK dalam Pencegahan PTM di Masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(3), 210–218.
Rahaju, D., Rustiana, T., Rukhiat, D., & Kurnia, D. (2023). Pemeriksaan Kolesterol Total Metoda Point of Care Testing dan Metoda Fotometri terhadap Pasien Hipertensi. Prosiding Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia, 2, 325-333.
Saryono, Sumeru, A., & Proverawati, A. (2018). Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kemandirian Gizi dan Kesehatan untuk Mencegah Hipertensi pada Lansia di Desa Susukan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Medsains, 4(01), 40–45.
Suharto, R. & Rantesigi, A. (2025). Penguatan Kader Posbindu sebagai upaya Deteksi Dini PTM Berbasis Komunitas. Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(1), 33-41.
Suwanti, I., & Darsini. (2022). Sosialisasi Perilaku CERDIK dalam Pengendalian Penyakit tidak Menular (PTM) pada Masyarakat. Masyarakat Mandiri dan Berdaya, 1(3), 11-19.
WHO. (2023). Noncommunicable Diseases Country Profiles 2023. World Health Organization (WHO).
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Suryaningsih, Rodiyatun S.Kep., Ns., M.Pd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





