Implementasi Konseling Menyusui pada Masa Kehamilan dalam Meningkatkan Breastfeeding Self Efficacy Awal Laktasi
Keywords:
Konseling Menyusui, Breastfeeding Self Efficacy, LaktasiAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan konseling laktasi pada ibu hamil usia >30 minggu secara tatap muka sejumlah 2 kali pertemuan sebagai upaya peningkatan breastfeeding self-efficacy pada awal laktasi dan mengikuti empat rangkaian kegiatan. Instrumen yang digunakan adalah Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES–SF). Ibu mengisi kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat breastfeeding self-efficacy awal, kemudian mengikuti sesi konseling laktasi. Pada masa laktasi dilakukan post-test sebagai evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata breastfeeding self-efficacy 56.1 setelah konseling laktasi. Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan Breastfeeding Self-Efficacy pada awal laktasi. Disarankan konseling laktasi tetap dilanjutkan selama masa laktasi minimal 4 kali home visit maupun pendampingan online.
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase Bayi Usia Kurang dari 6 Bulan Yang Mendapat Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif. Badan Pusat Statistik.
Doko, T. M., Aristiati, K. & Hadisaputro, S. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin Oleh Suami Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(2), 66–86. https://doi.org/10.31539/jks.v2i2.529.
Ekayanthi, N. W. D., & Besral, B. (2024). Research Trends On Self-Efficacy In Breastfeeding Mothers During 2000-2023: A Bibliometric Analysis. Turkish Archives Of Pediatrics, 59(5), 440–448. https://doi.org/10.5152/turkarchpediatr.2024.24160.
Emilda A. S, Fazdria, & Dewi, S. (2023). Hubungan Peran Konselor Laktasi Dalam Konseling Menyusui Terhadap Keberhasilan Ibu Memberikan ASI Eksklusif. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 3(2), 223–230. https://doi.org/10.30867/femina.v3i2.481.
Handayani, I., Supliyani, E., & Suhartika. (2022). Implementasi Dukungan Bidan Dalam Meningkatkan Breastfeeding Self Efficacy Masa Awal Laktasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia, 1(1), 8-14.
Purnamasari, K. D., & Hindiarti, Y. I. (2021). Metode Pijat Oksitosin, Salah Satu Upaya Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Postpartum. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(2), 1–8. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.517.
UNICEF. (2021). UNICEF Annual Report 2021 Protecting Child Rights In A Time Of Crises. https://www.unicef.org/reports/unicef-annual-report-2021.
Dwi Retno Wati, D. R., Sumini, G. T., Lilis Suryani, L., & Sari, W. A. (2025).Pengaruh Pemberian Konseling ASI Eksklusif Terhadap Efikasi Diri Ibu Menyusui. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 25360-25368.
World Health Organization. (2023). Infant And Young Child Feeding: Key Facts. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding.
Yuliani, Retno, D., Amalia, R., Hapasri, W., Aini, F. N., & Winarso, S. P. (2025). Brestfeeding Self-Efficacy: Tinjauan Aspek Kognitif dan Psikologis Ibu Hamil dan Suami. Jurnal Sains Kebidanan, 7(1), 31–39.
Zahra, T., & Puspitasari, Y. (2024). Faktor -Faktor Penyebab Gagalnya Pemberian Asi Ekslusif. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 13(1), 36–43. https://doi.org/10.55045/jkab.v13i1.194.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Gempi Tri Sumini, Istiada Fatmawati, Lilis Suryani, Dwi Retno Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





